Kawan, andai aku mampu mengarungi samudera waktu
kuingin agar tak ada kenangan.
Biarlah kemarin, hari ini dan esok tetap sama
Bahkan, jika saja bumi ini berotasi
Lagi lagi aku hanya ingin diam di sini, bersama denganmu.
Kawan, jika saja ada kesempatan untukku berharap
sungguh kuingin agar tak ada jarak
cukup kau dan aku berjalan beriringan
pun, andai ruang itu tak begitu lapang
kuingin berada di rongga tersempit denganmu
agar selamanya tak jauh darimu
Namun, aku salah
kau dan aku telah berjalan di setapak yang berbeda
kau kini berada di singgasana terjauh
sedang berlari kencang, mengejar anganmu
begitupun denganku, kawan.
Andai suatu waktu
Kutemukan kau dengan kondisi berbeda
Mungkin aku hanya bisa tersenyum
Melihatmu dengan toga keberhasilan
Kawan, hari ini, esok dan seterusnya
Tetap akan menjadi masa lampau
Biarlah….
Kawan, aku di sini bukan karena tanpamu
kaupun menjadi penyebab keberadaanku
Hari ini pernah menjadi kenangan kita kala itu
Bercerita masa depan yang kini sudah di depan mata
Sebentar lagi kawan, meski tak ada ramalan keberadaan waktu
Tapi, tetaplah di sana, begitu juga denganku
Menjemput angan.